Peningkatan pelayanan kesehatan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat.  Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta mengadakan groundbreaking pembangunan dan pengembangan terhadap tiga rumah sakit milik daerah, di antaranya RSKD Duren Sawit, RSUD Cengkareng, dan RSUD Koja. Groundbreaking dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Kamis (5/7).

“Kita melaksanakan peletakan batu pertama (atau) groundbreaking pembangunan RSKD Duren Sawit dan juga RSUD Cengkareng dan RSUD Koja. Tadi dilaporkan pembangunan ini bisa tuntas dalam waktu 17 bulan. Saya harap proyek ini bisa tuntas ‘on schedule’ sesuai jadwalnya, ‘on budget’ sesuai anggaran dan ‘on quality’ sesuai kualitas. Harapannya pelayanannya jadi lebih baik, karena tujuan kita membangun ini tidak lebih (dan) tidak bukan hanyalah untuk pelayanan kesehatan (yang berkualitas) bagi warga Jakarta. Jangan sampai fasilitas ditambah, tetapi perasaan mereka yang dilayani ternyata tidak meningkat. Justru kita ingin mereka merasakan kebahagiaan setelah dilayanani di tempat-tempat fasilitas kesehatan,” ujar Gubernur Anies.

Untuk diketahui,  pelayanan utama RSKD Duren Sawit adalah pada pelayanan kesehatan jiwa dan napza yang bekerja sama dengan beberapa panti sosial di DKI Jakarta untuk menampung pasien dengan gangguan jiwa. Peningkatan kebutuhan fasilitas sarana dan prasarana fisik di rumah sakit khusus ini dirasa perlu agar dapat memberikan pelayanan one stop services yakni menyelesaikan permasalahan penyakit dengan gangguan jiwa yang disertai penyakit organik lainnya. Pengembangan gedung rumah sakit pun dilakukan.

Pada sisi selatan akan dibangun gedung 8 lantai bangunan dan 2 lantai basement serta bangunan penghubung antar gedung lama dan gedung baru yang akan dilaksanakan dengan tahun jamak (multi years). Selain itu, penambahan kapasitas tempat tidur juga dilakukan sebanyak 187 tempat tidur. Pembangunan tersebut dibiayai dengan anggaran APBD Provinsi DKI Jakarta tahun Jamak 2018 – 2019 sebesar 228 miliar rupiah.

Sementara itu, pembangunan dan pengembangan juga dilakukan pada RSUD Koja dengan menyediakan bangunan atau blok baru yang terdiri atas 16 lantai. Peningkatan pelayanan yang akan tersedia pada bangunan baru tersebut, di antaranya Gawat Darurat Kebidanan dan Bayi, Kamar Operasi Onkologi, Penambahan Tempat Tidur Rawat Inap untuk Kelas 1 dan 2, Medical Check Up, Kemoterapi, dan Rawat Jalan. Saat ini, jumlah tempat tidur untuk kelas 1 sebanyak 30 buah yang akan ditambah menjadi 56 buah. Sedangkan untuk tempat tidur kelas 2 saat ini berjumlah 60 buah yang akan ditambah menjadi 112 buah. Pembangunan menggunakan biaya sebesar 125 miliar rupiah.

Pelayanan kesehatan pun ditingkatkan di RSUD Cengkareng dengan membangun gedung baru yang terdiri atas 8 lantai. Pembangunan gedung baru diperuntukkan bagi Laboratorium Terpadu dan Bank Darah, Kamar Operasi, Pusat Medical Check Up, Penambahan Ruang Rawat Inap (200 tempat tidur), Kemoterapi, Rumah Duka, Instalasi Gizi, dan Laundry. Pembangunan dilakukan dengan anggaran 170 miliar rupiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *